Penelitian ini bertujuan : 1) Mengatahui perbeda hasil belajar IPAS pada model CTL dibandingkan metode konvensional pada kelas V SDN 24 Singkawang; 2) Mengetahui seberapa besar pengaruh model CTLterhadap hasil belajar IPAS pada kelas V SDN 24 Singkawang. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 24 Singkawang. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode penelitian quasi experiment, dalam bentuk Non-equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 24 Singkawang tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 46 siswa, yaitu 23 orang siswa kelas VA dan 23 orang siswa kelas VB. Sampel di ambil menggunakan teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa lembar soal hasil belajar dengan bentuk pilihan ganda berisi 10 soal. Teknik analisis data menggunakan Uji Mann Whitney U-Test, dan uji Effect Size. Hasil analisis didapatkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukan 1) perbedaan hasil belajar IPAS pada model CTL dibandingkan metode konvensional pada kelas V SDN 24 Singkawang. Setelah dihitung dengan uji t dua sampel dengan hasil thitung > ttabel yaitu 5,598>2,015 maka Ha diterima dan Ho ditolak. 2) Model CTL berpengaruh tinggi terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN 24 Singkawang pada kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model CTL dengan hasil uji effect size 1,6 kriteria tinggi. Jadi dapat di simpulkan terdapat pengaruh model CTL terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN 24 Singkawang.
Copyrights © 2024