Ketidak pedulian membaca adalah hasil dari keadaan sebuah masyarakat yang gerakannya melompat dari negara yang telah terbentuk sebelumnya ke massa periode pasca-sastra tanpa periode sastra, kondisi ini lambat laun diperparah dengan mengatakan tidak. Orang tua menghargai kegiatan membaca, mereka mengembangkan minat membaca sejak usia muda lebih efektif ketika orang tua secara aktif terlibat dalam motivasi dan bimbingan anak-anak agar lebih suka membaca. Para ahli berpendapat bahwa itu lebih bermanfaat bagi anak-anak ketika diberikan kepada mereka belajar membaca sejak dini (sedini mungkin). Namun, hal ini tergantung dari kesiapan mental masing-masing anak. Untuk para ahli pelatihan membagi fase awal membaca anak menjadi tiga periode waktu, yaitu: Sebelum Periode Membaca, Periode Membaca Awal, dan Periode Membaca Selanjutnya. Untuk anak sekolah dasar di kelas bawah, gambar memainkan peran penting belajar untuk membaca dan menulis. Buku bergambar mendorong mereka untuk belajar lebih banyak. Buku bergambar yang baik akan membantu anak memahami dan memperkaya pengalaman sejarah. Tujuan dari buku bergambar adalah untuk mendorong apresiasi dan cinta terhadap buku Buku itu tidak hanya harus menarik, tetapi juga mengandung kata "cerita". Gambar yang mempengaruhi minat siswa dalam membaca cerita, karena gambar dalam cerita anak harus hidup dan komunikatif. Gambar dalam cerita anak harus sesuai dengan tema, latar, tokoh, dan alur cerita. berfungsi sebagai ilustrasi dalam buku cerita bergambar (picture book). Mendeskripsikan aktor, setting, dan aktivitas yang digunakan untuk membangun set cerita (plot) cerita. Anda bisa memberi anak buku bergambar yang bagus kesenangan/hiburan dan pengalaman estetis. Buku bergambar memiliki tiga keunggulan, yaitu: (1) membantu anak dengan input vokal, (2) memberikan input visual untuk anak, dan (3) merangsang keterampilan anak visual dan verbal.
Copyrights © 2023