Penggunaan Solid State Drive (SSD) telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir karena keunggulannya dalam kecepatan akses data dibandingkan Hard Disk Drive (HDD). Namun, SSD menghadapi masalah ketahanan yang disebabkan oleh write amplification, yaitu fenomena di mana jumlah data yang ditulis ke SSD lebih besar dari jumlah data logis yang perlu ditulis. Untuk mengatasi masalah ini, sistem operasi menggunakan manajemen cache yang efisien untuk mengurangi frekuensi operasi baca-tulis ke SSD. Algoritma Least Recently Used (LRU) sering digunakan dalam pengelolaan cache untuk menggantikan data yang paling lama tidak digunakan dengan data baru. Dalam penelitian ini, kami menganalisis bagaimana algoritma LRU dapat meningkatkan kinerja SSD dalam berbagai pola akses data. Simulasi menunjukkan bahwa LRU efektif dalam mengurangi jumlah operasi tulis dan latensi akses data, terutama dalam workload sekuensial. Grafik dan hasil pengujian menunjukkan bahwa LRU berhasil menurunkan write amplification hingga 30% pada pola akses terstruktur, namun memiliki keterbatasan pada workload acak
Copyrights © 2025