Pengembangan destinasi wisata pada prinsipnya adalah Upaya menarik pengunjung dan memaksimalkan manfaat bagi pelaku usaha lokal. Tujuan penelitian adalah menganalisis modal sosial yang berkembang pada masyarakat Labuan Bajo yang berkontribusi terhadap pengembangan destinasi premium. Penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam terhadap unsur-unsur pentahelix pemangku kepentingan pariwisata Labuan Bajo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang teridentifikasi adalah optimisme terhadap perkembangan pariwisata, kerukunan beragama, keterkaitan dengan budaya, partisipasi perempuan, solidaritas sosial, dan norma sosial. Melihat kedekatan masyarakat Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo dengan budayanya, maka penguatan kebudayaan lokal menjadi keharusan dengan menciptakan nuansa budaya dalam semua aktivitas kehidupan masyarakat. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mendalami bagaimana modal sosial berdampak terhadap pengembangan destinasi premium
Copyrights © 2024