Wahana Bina Pemerintahan
Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pengembangan Studi Pemerintahan Program Pascasarjana Magister(S2)

PENGALOKASIAN DANA APBD UNTUK PROGRAM RUANG RINDU DALAM MENANGGULANGI KEKERASAN PADA PEREMPUAN DAN ANAK

Wijaksono, Agung (Unknown)
Angin, Ria (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 May 2025

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dapat terjadi pada siapa saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberi perlindungan terhadap perempuan korban kekerasan melalui program Ruang Rindu. Metode yang dipergunakan adalah deskriptif kualitatif dengan cara melakukan wawancara yang mendalam kepada narasumber terkait. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori alokasi anggaran dari Bland. Teori Bland mampu menjawab alokasi anggaran APBD yang jumlahnya pada tahun 2023 itu 325 juta dan 2024 itu 444 juta mampu dengan baik teralokasi sampai ke bawah ke masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwasannya Alokasi anggaran APBD yang disalurkan untuk program Ruang Rindu yang didalamnya mempunyai dua titik fokus yakni penanganan korban kekerasan dan pemberdayaan ekonomi perempuan korban kekerasan berhasil dalam pengimplementasiannya dan mampu terealisasi dengan baik disetiap kegiatan yan ada di program Ruang Rindu. Hal ini menunjukkan Bahwasannya program Ruang Rindu sangatlah membantu terutama dalam penanganan korban kekerasan di Kabupaten Banyuwangi serta dengan adanya anggaran yang cukup memadahi mampu menunjang segala aspek yang menjadi kebutuhan didalamnya seperti bantuan medis, ahli psikolog, alat menjahit,kain dan canting serta hal lainnya.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

wahana-bina-pemerintahan

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Wahana Bina Pemerintahan with registered number ISSN 2477-4707(Print) & E-ISSN 2988-456X aims to spread conceptual thinking or ideas, review and the research findings obtained in the field of Governmental Science. Focus and Scope Jurnal Wahana Bina Pemerintahan is published by Faculty of ...