Latar Belakang : Fenomena kegelapan dasar laut merupakan salah satu rahasia alam yang menarik untuk diteliti, mengingat laut menyimpan banyak rahasia yang belum sepenuhnya terungkap oleh manusia. Dalam Al-Qur'an, fenomena ini memiliki makna yang lebih yang menarik dan mendalam, mencerminkan Sang Pencipta yang menciptakan segala sesuatu dengan tujuan dan ibrah. Setiap yang diciptakan pasti memiliki rahasia dan hikmah yang tersembunyi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena kegelapan dasar laut dari perspektif Al-Qur'an, dengan fokus pada Tafsir Āyāt al-Kawniyyah fi al-Qur'an al-Karim verses by Zaġlūl an-Najjār. Metode : Metode yang digunakan adalah pendekatan studi Pustaka (library research) yang mencakup analisis isi dan pengumpulan data dari penafsiran Surah An-Nur ayat 40 dan mengunakan pendekatan Tafsir bil Ma`tsur. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zaglur An-Najjar memberikan interpretasi yang selaras dengan pengetahuan ilmiah yang akurat tentang kondisi alam di laut juga menyampaikan pesan spiritual mengenai cahaya rohani dari Allah sebagai petunjuk kehidupan. Kesimpulan : Perbandingan antara perspektif sains modern dan penafsiran terkait kegelapan serta gelombang internal di kedalaman laut menunjukkan keterkaitan yang saling melengkapi dalam menjelaskan fenomena alam, khususnya interaksi cahaya matahari dengan air laut.
Copyrights © 2024