Latar Belakang : Dalam konteks sistem pemasyarakatan yang sering kali mengalami masalah overkapasitas, keterbatasan sumber daya, dan tekanan dari kebijakan, kepemimpinan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas organisasi, memastikan hak-hak dasar narapidana, serta membangun budaya kerja yang responsif. Tujuan : Penelitian ini mengkaji peran strategis kepemimpinan dalam manajemen lembaga pemasyarakatan di Indonesia, dengan penekanan pada bagaimana kepala lembaga pemasyarakatan (karutan) menghadapi berbagai tantangan yang bersifat institusional dan structural. Metode : Penelitian ini menerapkan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil dan Pembahasan : Penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan kepemimpinan di lembaga pemasyarakatan sangat dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi, pengelolaan konflik, kepekaan terhadap dinamika sosial internal, serta kemampuan untuk menjalin kerjasama dengan pihak eksternal. Kesimpulan : Pentingnya penguatan kapasitas kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, profesionalisme, dan integritas untuk mendorong transformasi sistem pemasyarakatan yang lebih manusiawi dan adil.
Copyrights © 2024