Latar Belakang : Kemampuan peserta didik dalam membuat karya seni rupa tiga dimensi masih tergolong rendah, seperti yang terlihat pada siswa kelas IV SDN 19 ATTS Kota Bukittinggi, di mana hanya 40% peserta didik yang mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP). Rendahnya hasil tersebut menjadi dasar dilakukannya penelitian tindakan kelas dengan menerapkan model Project Based Learning (PjBL). Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membuat benda tiga dimensi melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual dan menyenangkan. Metode : Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan peserta didik, serta penilaian sikap dan keterampilan. Hasil dan Pembahasan : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklus. Rata-rata nilai peserta didik meningkat dari 73,8 pada pra siklus menjadi 80,34 pada siklus I, dan mencapai 90,07 pada siklus II. Ketuntasan belajar meningkat dari 40% menjadi 100%. Kesimpulan : Dengan demikian, model PjBL terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membuat benda tiga dimensi dan dapat direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran seni rupa di sekolah dasar.
Copyrights © 2024