Latar Belakang : Sistem pemasyarakatan di Indonesia menekankan pada aspek rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah penyuluhan kepemimpinan, yang bertujuan menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, dan pengendalian diri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak penyuluhan kepemimpinan terhadap karakter narapidana dan tahanan di Rutan Kelas I Surabaya Metode : Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan narapidana peserta program serta petugas pembinaan, dan dokumentasi kegiatan penyuluhan kepemimpinan. Hasil dan Pembahasan : Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan ini meningkatkan kesadaran diri, kemampuan mengendalikan emosi, motivasi, dan tanggung jawab narapidana. Penyuluhan menumbuhkan rasa disiplin dan komitmen sosial yang lebih tinggi, selaras dengan teori kepemimpinan transformasional (Bass) dan konsep kecerdasan emosional (Goleman). Kesimpulan : Penyuluhan kepemimpinan efektif meningkatkan kualitas perilaku narapidana dan berpotensi mengurangi residivisme, oleh karena itu program ini sebaiknya dipertahankan serta dikembangkan lebih lanjut.
Copyrights © 2024