Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan yang masih tergolong rendah serta belum memenuhi standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media plastisin terhadap peningkatan minat belajar siswa kelas IV di SDN Samili Woha. Jenis penelitian ini termasuk pra-eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan desain one group pretest-posttest. Peneliti mengambil seluruh siswa kelas IV SDN Samili Woha sebagai populasi, berjumlah 18 peserta didik sebagai sampel. Untuk memperoleh data, peneliti menggunakan tiga teknik: observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas instrumen, dan analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil uji-t terhadap data pre-test dan post-test, diperoleh nilai t-hitung sebesar 6,19, sedangkan t-tabel sebesar 1,771 pada taraf signifikansi 5%. Karena t-hitung lebih besar daripada t-tabel, maka hipotesis alternatif (Ha) diterima, sementara hipotesis nol (Ho) ditolak. Ini mengindikasikan bahwa penggunaan media plastisin memberikan pengaruh signifikan dan positif terhadap peningkatan minat belajar siswa dalam pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan. Perbandingan skor rata-rata pre-test sebesar 73,92 dan post-test sebesar 89,64 memperkuat kesimpulan tersebut. Oleh karena itu, media plastisin dapat dianggap sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif dan inovatif, terutama dalam meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran tersebut di SDN Samili Woha.
Copyrights © 2025