Kecemasan yang berhubungan dengan matematika berdampak buruk pada motivasi dan kemampuan siswa untuk menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kecemasan serta metode pembelajaran yang dapat mengatasinya melalui Tinjauan Pustaka Sistematis atau Studi Literatur. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa aspek kepribadian, lingkungan sosial, dan aspek intelektual berkontribusi terhadap kecemasan yang dialami dalam matematika. Metode pembelajaran kolaboratif, etnomatematika, pembelajaran berbasis masalah, Model Pembelajaran AIR (Auditory, Intelectually, and Repetition), dan probing prompting telah terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan serta meningkatkan kemampuan siswa. Peranan guru sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang mendukung secara emosional.
Copyrights © 2025