Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola asuh orang tua terhadap tingkat kecerdasan sosial-emosional anak usia dini dalam kegiatan bermain berkelompok di RA Al Kautsar Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel terdiri atas 10 anak dan 10 orang tua yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–5 yang mengukur jenis pola asuh orang tua (demokratis, otoriter, dan permisif) dan kecerdasan sosial-emosional anak (empati, kontrol emosi, kerja sama, dan komunikasi). Analisis dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pola asuh orang tua terhadap kecerdasan sosial-emosional anak, dengan nilai signifikansi p = 0,003 (p 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,72. Artinya, 72% variasi kecerdasan sosial-emosional anak dapat dijelaskan oleh pola asuh orang tua. Pola asuh demokratis terbukti paling dominan dalam membentuk kecerdasan sosial-emosional anak yang tinggi, ditandai dengan kemampuan berinteraksi positif, menyelesaikan konflik, serta mengekspresikan emosi secara sehat. Sementara itu, pola otoriter dan permisif menunjukkan kecenderungan penghambatan terhadap perkembangan sosial-emosional anak, khususnya dalam konteks bermain kelompok di sekolah.
Copyrights © 2025