Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa melalui layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan problem solving menggunakan media Kantung Misteri. Permasalahan yang diangkat berdasarkan hasil asesmen awal dengan Daftar Cek Masalah (DCM) yang menunjukkan bahwa 38,86% siswa kelas X TKJ di SMK Negeri 4 Medan mengalami hambatan dalam keterampilan berbicara, khususnya di bidang sosial pada aspek hubungan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam bentuk Penelitian Tindakan Bimbingan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan dengan tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, siswa masih menunjukkan keraguan, kurang percaya diri, dan kesulitan menyampaikan pendapat secara lisan. Setelah diterapkan media Kantung Misteri dalam siklus II, terjadi peningkatan signifikan dalam aspek keberanian, kelancaran, dan struktur penyampaian ide secara lisan. Kartu tantangan yang ada dalam Kantung Misteri mampu memancing partisipasi aktif, mendorong berpikir kritis, dan melatih kemampuan menyampaikan gagasan secara spontan namun terstruktur. Media ini juga menciptakan suasana layanan yang menyenangkan dan suportif bagi siswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok berbasis problem solving dengan media Kantung Misteri efektif digunakan untuk mengembangkan keterampilan berbicara siswa SMK. Implikasi dari penelitian ini merekomendasikan agar guru BK mengintegrasikan media kreatif berbasis tantangan dalam layanan untuk mendorong partisipasi aktif dan pengembangan soft skill siswa.
Copyrights © 2025