Pertumbuhan data yang pesat menyebabkan turunnya performa perhitungan subsidi debitur pada Sistem Informasi Kredit Program (SIKP). Waktu proses selama 8 jam membuat layanan SIKP terganggu karena pemangku kebijakan tidak dapat mencetak laporan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan perhitungan subsidi debitur dengan metode optimasi query. Metode yang akan digunakan mencakup Index and Table Partition Subquery and Indexing, dan Parallel Query Execution. Pengujian dilakukan secara eksperimen menggunakan 300 juta sampel data subsidi debitur Bank Rakyat Indonesia (BRI) tahun 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum menggunakan metode optimasi, sistem membutuhkan waktu rata-rata 7.992,34 detik untuk menyelesaikan 1 siklus perhitungan data sampel. Index and Table Partition menghasilkan waktu rata-rata 7.097,01 detik. Subquery and Indexing menghasilkan waktu rata-rata 3.270,33 detik. Parallel Query Execution menghasilkan waktu rata-rata 5.923,67 detik. Hasil optimal diperoleh ketika ketiga metode dikombinasikan, menghasilkan waktu rata-rata 3.038 detik, yaitu 61,98% lebih efisien dibandingkan metode yang ada. Penerapan metode optimasi query ini secara langsung dapat meningkatkan efisiensi SIKP dan operasional pemangku kebijakan tidak terganggu. Hasil penelitian ini memberikan solusi optimasi query kombinasi untuk pengolahan data besar.
Copyrights © 2025