Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan proses sains siswa setelah pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi sistem pernapasan. Metode penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data melalui tes, observasi dan angket yang kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Indikator keterampilan proses sains yang diteliti pada penelitian ini yaitu mengidentifikasi variabel, mengajukan hipotesis, mendefinisikan operasional variabel, merancang penelitian, dan menginterpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan inkuiri terbimbing memiliki dampak yang sangat besar terhadap peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan effect size sebesar 2,31 dan standard error sebesar 0,36. Berdasarkan uraian di atas, disimpulkan bahwa pembelajaran inkuiri terbimbing mampu meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada materi sistem pernapasan. Dengan demikian, guru dapat menerapkan model inkuiri terbimbing untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa pada materi yang berbasis aktivitas di laboratorium.
Copyrights © 2025