Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi Twin Waterfall sebagai daya tarik wisata di desa Wanagiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data primer melalui pengamatan langsung, wawancara dengan pihak pengelola dan masyarakat setempat. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis SWOT yaitu Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman) serta ditinjau berdasarkan 4A dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Twin Waterfall memiliki potensi sebagai daya tarik wisata karena terdapat ciri khas dengan air terjun pada umumnya, wisatawan bisa menikmati 3 titik air terjun yang berbeda di satu lokasi. Beberapa tantangan yang perlu diatasi seperti belum optimalnya promosi dan belum memadainya infrastruktur. Analisis SWOT menyatakan bahwa Strengths (kekuatan) yang ada di Twin Waterfall yaitu memiliki keunikan dan keindahan alam, sedangkan Weaknesses (kelemahan) yaitu belum optimalnya aksesibilitas dan Amenities. Untuk Opportunities (peluang) yaitu pihak POKDARWIS dan pengelola Twin Waterfall melakukan Kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan insfraktuktur, sedangkan Threats (ancaman) dikarenakan aksebilitas jalan yang belum memadai sehingga dapat menggangu perjalanan wisatawan yang berkunjung.
Copyrights © 2025