Proses perkembangan zaman berpotensi untuk menghilangkan pengetahuan tradisional yang dimiliki masyarakat seperti pemanfaatan dan budaya kelestarian tanaman obat. Ancaman ini muncul akibat rusaknya habitat dan kurangnya upaya budidaya tanaman obat. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pendekatan yang efektif dengan memanfaatkan data tentang tanaman obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji, menggali dan menghubungkan konsep keanekaragaman hayati yang merupakan bagian dari materi biologi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan model Spradley. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan cara member check. Hasil penelitian menunjukan terdapat 15 spesies tanaman obat yang biasa digunakan oleh masyarakat Desa Muara Jambi. Tanaman tersebut dapat mengatasi beberapa kategori jenis penyakit seperti demam, masalah pencernaan dan pernapasan serta mengatasi hipertensi dan diabetes. Tanaman obat memiliki hubungan yang erat dengan materi keanekaragaman hayati karena keduanya saling mendukung dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kesehatan manusia.
Copyrights © 2025