Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

RASIO SEKS JERNANG (Daemonorops draco (Willd.)Blume) PADA POPULASI ALAMI DAN BUDIDAYA: IMPLIKASI UNTUK PRODUKSI BIJI Asra, Revis; Syamsuardi, Syamsuardi; Mansyurdin, Mansyurdin; Ridho Witono, Joko
Buletin Kebun Raya Vol 15, No 1 (2012): Buletin Kebun Raya Vol. 15 (1) January 2012
Publisher : Center for Plant Conservation Bogor Botanic Garden, Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jernang (Daemonorops draco (Willd.) Blume) is a dioecious rattan species that produces resin on female individuals. The sex of jernang can only be identified from its inflorescences morphology. Sex survey was conducted in 5 populations of  jernang, 3 populations of which in the Bukit Tigapuluh National Park (BTNP), 1 population in the secondary forest in Jambi province and 1 population in the area of rubber plantation in Jambi province. Chi-Squared test on the sex ratio of  jernang showed that the ratio of the male to female in their natural habitat (Bengayoan and Tebo, 2 parts of the BTNP ecosystem and the Sepintun secondary forest) was distorted from the normal ratio of 1:1, while the cultivated jernang in Nunusan population (BTNPT) and Mandiangin were not significantly different from the normal sex ratio of 1:1. Female individuals from the cultivated population in the Mandiangin (planted in 1997) has an average number of stems per clump more on individual males (27.12) than females (26.92). The result of this study indicated that the D. draco has a good reproductive strategy and thus suitable for cultivation.
Pengaruh Hormon Giberelin (GA3) Terhadap Daya Kecambah dan Vigoritas Calopogonium caeruleum Revis Asra
Biospecies Vol. 7 No. 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v7i1.1507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hormon giberelin (GA3) terhadapdaya kecambah dan vigoritas Calopogonium caeruleum. Penelitian menggunakan RancanganAcak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama konsentrasi GA3 (G) terdiri dari 6 tarafG0 = 0 ppm, G1 = 100 ppm, G2 = 200 ppm, G3 = 300 ppm, G4 = 400 ppm, G5 = 500 ppm,sedangkan faktor ke dua adalah lama perendaman, terdiri dari 3 taraf yaitu T1 = 6 jam, T2 = 12jam dan T3 = 24 jam, sehingga didapat 18 kombinasi perlakuan dengan ulangan sebanyak 3kali. Parameter yang diamati meliputi persentase daya kecambah (%) dan vigoritas (%). Analisisdata menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan apabila terdapat perbedaan nyatadilanjutkan dengan uji lanjut Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwainteraksi konsentrasi GA3 dan lama perendaman memperlihatkan pengaruh yang nyata(P<0,05) terhadap persentase perkecambahan dan vigoritas Calopogonium caeruleum.Perlakuan yang terbaik dalam menghasilkan persentase perkecambahan Calopogoniumcaeruleum tertinggi adalah G5T3 (GA3 500 ppm dengan lama perendaman 24 jam) yaitusebesar 57,33%.
STUDI ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT KELURAHAN KEMBANG PASEBAN KECAMATAN MERSAM KABUPATEN BATANGHARI Ade Adriadi; Revis Asra; Siti Solikah
Jurnal Belantara Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v5i2.881

Abstract

Ethnobotany is a branch of biological sciences that examines the relationship between society and the world of plants. Plants have an important role in the sustainability of life, especially in the utilization as medicinal and food ingredients by a number of traditional in Indonesia. Indonesia has a high biodiversity so that the utilization of biological resources can not be separated from plants that live in nature both intentionally planted and that grow wild in the forest to meet the needs of daily life, for example as a traditional medicine material. Traditional medicine using plants is still found in Jambi Province which has abundant natural wealth, one of which is in Batanghari Regency, Mersam Subdistrict, especially in the Kembang Paseban Village Community. The research aims to find out the types of plants that are used as medicines, the parts used, the way of processing, the benefits of medicinal plants used, the measure of use, cultural value as well as plant parts used as medicinal materials in the community of Kembang Paseban Subdistrict Mersam Batanghari. The research method uses snowball sampling interview method and purposive sampling as well as participatory observation. Based on the results of the study, there are 67 species from 35 families used by the community of Kembang Paseban Village. With the highest value on the leaves as much as 43.01%. The way of processing is brewed, squeezed, kneaded, shredded, sailed to the fire, eaten directly, freshed, and pounded. Boiling medicinal plants is most widely done and considered more effective. Plants with the highest ICS value in the community of Kembang Paseban Village are capo leaves (Blumea balsamifera L.) and keriki leaves (Jatropha curcas L.).    
Kompetensi Guru dalam Praktikum Studi Kasus pada Pembelajaran IPA Terpadu di SMP Ogan Ilir Ahmad Ardius; Revis Asra; Maison Maison
Jurnal Pembelajaran Biologi: Kajian Biologi dan Pembelajarannya Vol 10, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/fpbio.v10i1.20612

Abstract

ABSTRAKIPA bukan sekedar penguasaan pengetahuan terhadap fakta, konsep maupun prinsip tetapi merupakan proses penemuan. Pembelajaran IPA esensialnya dilaksanakan terpadu disertai praktikum. Fakta di lapangan, guru  IPA bukan dengan dasar Pendidikan IPA, umumnya berlatar belakang pendidikan konsentrasi biologi, fisika maupun kimia saja, sehingga guru-guru pengajar IPA di SMP banyak yang kurang paham melakukan praktikum pada materi di luar jalur konsentrasi pendidikannya. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak pendidikan parsial guru IPA terhadap pelaksanaan praktikum IPA. Metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Tempat penelitian tiga sekolah terbaik di kabupaten Ogan Ilir, pada guru IPA kelas VII semester gazal. pengumpulan data menggunakan istrumen berupa peneliti sendiri dibantu pedoman wawancara, Hasil wawancara mengukap bahwa latar pendidkan Parsial guru IPA sangat berdampak terhadap pelaksanaan praktikum IPA, Hasil penelitian menyimpulkan dampak yang timbul, pendidik merasa kurang percaya diri dalam melaksanakan, kurang yakin dalam menjawab pertanyaan pesertadidik terhadap hasil kegiatan praktikum yang ditemukan, bahkan ditiadakannya kegiatan praktikum.Kata kunci: Dampak pendidkan parsial. Guru IPA SMP, Pelaksanaan kegiatan praktikum
Pengaruh Modifikasi Model Inkuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Self Efficacy Mahasiswa Biologi Kencanawati, Indah; Johari, Asni; Asra, Revis; Syaiful, Syaiful
Al Jahiz Vol 2 No 2 (2021): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, July-December 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v2i2.4178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi melalui tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri menggunakan prosedur sintesis Lee and Jang dengan pendekatan Theory-driven conceptual Instructional Design Models tipe F1-O1-S1-A1 dan dilanjutkan dengan tahapan eksperimen menggunakan uji-t. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri diawali dengan analisis studi literatur dan informasi terbaru yang berkaitan dengan pola ilmuwan bekerja serta melakukan proses validasi dengan teknik delphi tiga putaran. Sedangkan pada tahapan eksperimen meliputi uji pengaruh modifikasi model inkuiri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi. Pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri menghasilkan tujuh tahapan yaitu: 1) merumuskan masalah, 2) merumuskan hipotesis, 3) mengumpulkan data, 4) membandingkan komunikasi ilmiah antar kelompok, 5) membuat kesimpulan, 6) mengkomunikasikan hasil dan 7) mereview hasil melalui analisis kritis. Sedangkan pada tahapan eksperimen menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikansi 0,000, artinya bahwa mahasiswa yang mengimplementasikan modifikasi model inkuiri memiliki keterampilan berpikir kritis dan self efficacy lebih baik dibandingkan mahasiswa yang tidak mengimplementasikan modifikasi model inkuiri. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapatlah disimpulkan bahwasanya: tahapan modifikasi model inkuiri memberikan pengaruh untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi.
Peningkatan Kompetensi dan Skill Petugas Statistik Diskominfo Provinsi Jambi melalui Pelatihan Penggunaan Software Mortpak dan PAST 4.03 serta Platform Canva Bunga, Bunga Mardhotillah; Zuli Rodhiyah; Revis Asra; Zurweni; Edi Elisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 2 Nomor 4 (April 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v2i4.275

Abstract

The Jambi Province Communication and Information Office (Dinas Kominfo) is an agency who carry out work based on Law Number 23 of 2014 concerning Government Regions, with one of the affairs being the main task and function, namely statistical affairs sectoral. Regional Sectoral Statistics Performance refers to Presidential Regulation Number 39 of 2019 concerning One Indonesian Data (SDI), BPS Perka Number 4 of 2019 concerning the Implementation of Regional Sectoral Statistics. According to Law No. 16 of 1997 concerning Statistics, the types of statistics based on the purpose of their use consist of basic statistics which fully organized by BPS, sectoral statistics carried out by government agencies independently or together with BPS, as well as special statistics organized by institutions, organizations, individuals, and or other elements of society independently or together with BPS. Results Statistics organized by BPS are published in the Official Statistics Gazette (BRS) regularly and transparent so that the public can easily find out and or obtain the required data. Law No. 16/1997 also stipulates the establishment of the Statistical Society Forum as a forum to accommodate the aspirations of the statistical community, which is tasked with providing advice and consideration to BPS. These important points realize the implementation of the National Statistical System reliable and, effective. The role of Sectoral Statistics that must be carried out by the Ministry of Communication and Informatics is related to the provision of data development sector, assisting statistical activities in Other institutions, as well as any performance related to the methodology, education, and training in sectoral statistics. Data collection, presentation, and publication of quality data by the Ministry of Communication and Informatics, cannot be separated from the role of officers statisticians and data collectors. With regard to this Community Service (PPM) Program, the PPM Team In general, it is observed that in carrying out their work, Field Data Collecting Officers and Data Entry Officers often experience difficulties in terms of classification of data for each sector that is a priority for development, especially sectors Environment and Ecology. Entry clerks sometimes only present data individually descriptive in Ms. Excel, without being processed and without further analysis on certain software, in particular related to demographic, ecological, and environmental data. As a solution to the performance problems of Statistics/Data Collection Officers At the Jambi Province Communications and Information Office, upgrading was given in the form of training in the use of Mortpak software and training in data collection for the environmental sector and ecology.
Sosialisasi dan Pemanfaatan Limbah Pinang Sebagai Sumber Hormon Etilen Untuk Meningkatkan Produksi Buah Pinang Betara (Areca catechu Var. Betara) Di Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat Asra, Revis; Suprayogi, Dawam; Adriadi, Ade Adriadi; Maritsa, Hasnaul; Defrizal, Defrizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jpm.v5i1.33511

Abstract

Pinang betara (Areca catechu Var. Betara) merupakan varietas pinang unggul di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi yang dipasarkan di berbagai Pasar lokal Provinsi hingga diekspor ke berbagai Negara, seperti India dan Pakistan. Masyarakat di daerah ini kebanyakan memiliki usaha bertani pinang dan merupakan sumber utama pendapatan rumah tangga petani dibandingkan kegiatan di bidang selain pertanian pinang. Namun dalam menjalankan usaha ini, petani mengalami hambatan salah satunya kurangnya kontinuitas produksi buah pinang. Ada saat dimana pohon pinang berkurang buahnya bahkan ada pinang yang berhenti berbuah. Hal inidisebabkan kurangnya pengetahuan petani akan hormone etilen. Sementara sumber untuk produksi hormone etilen ada dilingkungan mereka sendiri. Pemanfaatan hormone etilen alami ini dapat merangsang dan meningkatkan buah pinang. Disamping itu proses pematangan buah akan lebih cepat jika menggunakan hormone etilen alami ini. Potensi limbah pinang seperti pelepah, daun, dan sabut pinang sebagai sumber etilen alami tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat. Oleh karena itu kegiatan Pengabdian pada Masyarakat ini diharapkan nantinya dapat meningkatkan pengetahuan petani akan pemanfaatan limbah pinang sebagai sumber hormone etilen alami untuk meningkatkan produksi buah pinang. Jika produksi buah pinang meningkat, maka perekonomian masyarakat Desa Teluk Kulbi, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga akan meningkat. Hasil Pengabdian menunjukkan masyarakat petani pinang di desa ini antusias memanfaatkan limbah pinang dalam mendukung pertumbuhan pinang sebagai hormone etilen alami. Hasil diskusi menyatakan bahwa panen buah pinang yang diperoleh warga mengalami peningkatan produksi buah hingga 30 %.
PENERAPAN TEKNIK BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER (BUDIKDAMBER) DI LINGKUNGAN MASYARAKAT DESA TALANG INUMAN MUARA BULIAN Aini, Fitri; Asra, Revis; Maritsa, Hasnaul; Yusuf, Ashif Irvan; Sazali, Ahmad
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/ww5wt760

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Propinsi Jambi semakin meningkat dari tahun ke tahun. Alih fungsi lahan menjadi komplek perumahan atau fungsi lain untuk menampung pertambahan populasi masyarakat mengakibatkan disetiap sudut kota di Propinsi Jambi termasuk Muara Bulian ditemukan banyak komplek perumahan. Minimnya halaman yang tersisa, membuat lahan tersebut tidak maksimal pemanfaatannya. Alternatif bagi masyarakat di Desa Talang Inuman Muara Bulian memaksimalkan sisa lahan dengan membuat teknik budidaya ikan dalam ember (BUDIKDAMBER) yang tidak membutuhkan lahan luas. Kegiatan ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu penyuluhan kepada masyarakat, memperkenalkan teknik budidaya ikan dalam ember (BUDIKDAMBER) dan penanaman sayur organik serta mengajak masyarakat di lingkungan Desa Talang Inuman Muara Bulian untuk menjadikan BUDIKDAMBER sebagai salah satu bentuk usaha atau teknopreneurship. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) oleh Tim Pengabdian Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Jambi maka target yang ingin dicapai adalah mitra mampu memanfaatkan lahan terbatas secara maksimal dengan beternak dan bertanam sayur menggunakan Teknik BUDIKDAMBER. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan menghasilkan luaran berupa artikel di media online tentang bagaimana teknik BUDIKDAMBER. Dengan demikian, ikan dan sayuran organik yang dihasilkan oleh mitra diharapkan dapat memenuhi kebutuhan harian bahkan bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat di lingkungan desa Talang Inuman Muara Bulian.
TRANSFORMASI KEMANDIRIAN EKONOMI : PENGEMBANGAN DESA ECO-EDU-WISATA TANGKIT MELALUI PEMBERDAYAAN SUMBERDAYA ALAM BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA RT. 26. DESA TANGKIT KECAMATAN SUNGAI GELAM KABUPATEN MUARO JAMBI Asra, Revis; Alfernando, Oki; Oktarise Dwina, Dila; Kumalasari, Dyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.159-164

Abstract

Pengrajin bata merupakan mata pencaharian utama Masyarakat RT 26 di Desa Tangkit, namun dengan habisnya syumber bahan baku menyebabkan peningkatan biaya produksi sehingga keuntungan yang diperoleh menurun. Hal ini menyebabkan berkurangnya pendapatan masyarakat. Oleh karena itu perlu dikembangkan alternatif penghasilan untuk meningkatkan kembali perekonomian masyarakat tersebut. Salah satu langkah yang dapat diambil yaitu melalui pengembangan desa tangkit melalui pengembangan menjadi desa Eco-Edu-Wisata Berbasis Tanaman Obat Keluarga memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang ada di desa. Melalui kegiatan ini diharapkan Desa Tangkit bisa menjadi desa percontohan yang masyarakatnya mampu mengelola desa secara mandiri teknologi dan ekonomi sehingga dapat menunjang perekonomiannya. Melalui kegiatan ini diharapkan hadir sumber perekonomian baru dari pemberdayaan desa Eco-Edu-Wisata, masyarakat yang terampil dan produktif serta mandiri secara ekonomi.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN EKOR NAGA (Rhaphidophora pinnata (L.f.) Schott.) SEBAGAI ANTIHIPERURISEMIA TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN Bella Pascila; Fathnur Sani K; Revis Asra; Agung Giri Samudra
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v6i2.389

Abstract

Hyperuricemia is a condition of abnormal health hence increasing urid acid level within blood that is up in normal value spesificaly for man is over 7,0 mg/dL and for woman is over 6,0 mg/dL. Ekor naga leaves (Rhaphidophora pinnata L.f.) have some second metabolic compound namely flavonoid and alkaloid that have a capability to hampering xhantine oxidase enzyme. The objective of this reseach is to know the effectiveness giving ethanol extract of ekor naga leaves for decreasing urid acid level and to know the effectiveness dose ethanol extract of ekor naga leaves for decreasing uric acid level. The sample of this reseach was ethanol extract of ekor naga leaves, allopurinol as positive control, chicken liver juice and potassium oxonate as inductioun of hyperuricemia. The design of this research is complete random design with 5 action where in one action consist of 5 mice. The group of action was K+ Allopurinol 0,26mg/kgBB, P1 extract 125mg/kgBB, P2 extract 250mg/kgBB, and P3 extract 375mg/kgBB. The best dose is dose II (250mg/kgBB) with percentage of decreasing uric acid is 45,22%. Than dose III (375 mg/kgBB) with perfentage of dereasing urid acid is 44,66%, and dose I (125 mg/kgBB) with percentage of the decreasing uric acid is 39,60%. Moreover, it can be concluded that all dose of ethanol extract ekor naga leaves have an activity as antyhiperuricemia.