Penanaman nilai-nilai nasionalisme kepada peserta didik merupakan elemen penting dalam membentuk karakter bangsa yang kuat, khususnya di daerah multikultural seperti Kabupaten Rokan Hulu. Guru sebagai teladan memiliki peran strategis dalam membentuk sikap nasionalisme siswa melalui perilaku, ucapan, dan pendekatan pembelajaran yang mencerminkan semangat kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keteladanan guru terhadap sikap nasionalisme siswa di Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap berbagai sumber literatur dan data kontekstual lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru yang menunjukkan kedisiplinan, inklusivitas, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sekolah berkontribusi signifikan dalam menanamkan rasa cinta tanah air dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Temuan ini diperkuat oleh teori pembelajaran sosial Bandura dan pendidikan karakter menurut Lickona. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penguatan keteladanan guru merupakan strategi efektif dan kontekstual dalam membangun identitas kebangsaan siswa, terutama di tengah tantangan globalisasi dan pluralisme sosial
Copyrights © 2025