Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Sistem Informasi Manajemen Mutu Terpadu (SIMMT) di perguruan tinggi, menganalisis kontribusinya terhadap peningkatan kualitas layanan, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses digitalisasi penjaminan mutu. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 120 responden, terdiri atas mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai SIMMT telah diimplementasikan dengan baik, terutama dalam hal kemudahan akses, keterpaduan data, dan efektivitas sistem. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala teknis dan keterbatasan dalam pelibatan stakeholder secara menyeluruh. Interpretasi skor menunjukkan bahwa implementasi SIMMT berada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata pada setiap indikator berada di atas 3,41. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan dukungan teknis, peningkatan pelatihan pengguna, serta optimalisasi fitur sistem untuk mendorong keberlanjutan mutu layanan berbasis digital di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2025