Salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan untuk pembelajaran abad 21 adalah model pembelajaran berbasis masalah yaitu model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Pembelajaran Model Problem Based Learning adalah model pembelajaran yang menerapkan keterampilan abad 21, yaitu ketrampilan 4C (Critical Thinking, Colaboration, Communication, Creativity). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam kemampuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran fisika di SMA sederajat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif dilakukan dengan pendekatan kajian pustaka atau kajian literatur, metode kuantitatif dilakukan untuk menganalisis data numerik. Melalui analisis terhadap 10 artikel jurnal nasional yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan berpikir kritis siswa sangat baik, dan tingkat keampuan pemecahan masalah cukup baik terhadap pemahaman konsep fisika. Dengan tingkat hasil 20 % untuk katagori baik dalam kemampuan berpikir kritis, 60% katagori sangat baik, dan 20% pada katagori tinggi. Untuk kemampuan pemecahan masalah 80 % menunjukkan memiliki kemampuan pemecahan maslah cukup baik, dan 20% memiliki kemampuan pemecahan masalah sangat baik. Sebagian besar jurnal yang dianalisis menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning memiliki dampak positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada konsep fisika. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning sebagai solusi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran fisika di era abad 21 ini dan penerapan kemampuan ketrampilan abad 21 pada pelajaran fisika.
Copyrights © 2025