Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak buah pala (Myristica fragrans Houtt.) terhadap fungsi hati dan gambaran histopatologi hati pada tikus putih galur Wistar jantan yang mengalami diabetes melitus. Diabetes melitus diinduksi dengan pemberian alloksan, dan tikus dibagi menjadi beberapa kelompok: kelompok kontrol, kelompok diabetes, dan kelompok perlakuan yang diberi ekstrak buah pala dengan dosis berbeda. Fungsi hati dievaluasi melalui parameter seperti kadar alanin aminotransferase (ALT), aspartat aminotransferase (AST), dan bilirubin, sementara gambaran histopatologi hati dianalisis menggunakan pewarnaan hematoksilin dan eosin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak buah pala secara signifikan menurunkan kadar ALT, AST, dan bilirubin, serta memperbaiki gambaran histopatologi hati yang rusak akibat diabetes melitus. Penurunan kerusakan hati ini menunjukkan bahwa ekstrak buah pala memiliki potensi sebagai terapi untuk memperbaiki fungsi hati pada penderita diabetes melitus.
Copyrights © 2025