Daging sapi memiliki umur simpan yang relatif singkat karena memiliki kandungan protein tinggi, nilai pH yang mendekati netral serta aktivitas air yang relatif tinggi sehingga menjadi media pertumbuhan mikroba patogen. Minyak biji pala memiliki senyawa metabolit sekunder dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur efektivitas minyak biji pala Fakfak dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen pada daging. Penelitian dilakukan dengan menyuling biji pala yang telah dihancurkan sehingga menghasilkan minyak biji pala, selanjutnya dilakukan uji Total Plate Count. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minyak biji pala memiliki efektivitas terbaik dalam menghambat pertumbuhan mikroba patogen pada daging pada konsentrasi 15%.
Copyrights © 2023