Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di fasilitas kesehatan merupakan bagian dari transformasi digital dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. RS Tk. II dr. Soepraoen telah mengimplementasikan RME pada unit rawat jalan sejak November 2023, namun belum dilakukan evaluasi terhadap penerimaan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan RME rawat jalan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel sebanyak 61 responden dipilih dari populasi 158 tenaga kesehatan melalui teknik stratified random sampling yang terdiri dari dokter, perawat, petugas laboratorium, radiologi, farmasi, dan pelayanan medis. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan wawancara berdasarkan model Technology Acceptance Model (TAM) yang mencakup lima aspek yaitu persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, sikap, minat, dan penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh aspek TAM memperoleh respon positif dengan skor rata-rata 100% yang menginterpretasikan penerimaan pengguna terhadap RME rawat jalan dinilai sudah baik. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi RME di RS Tk. II dr. Soepraoen telah berjalan dengan baik dan disarankan untuk digunakan sebagai dasar pengembangan sistem lebih lanjut guna mendukung pelayanan yang berkelanjutan dan berbasis teknologi.
Copyrights © 2025