Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau Acquired Immune Defisiency Syndrome (AIDS) merupakan salah satu penyakit yang sulit ditangani. Hingga kini, belum ada pengobatan dalam menangani serta mencegahnya. Ficus fistulosa diketahui memiliki metabolit aktif berupa alkaloida yang memiliki aktivitas sebagai antiviral yaitu; thyloporine, phenanthroindolizidine, antofine, secoantofine, thylocrebrine, dan septicine. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi F. fistulosa sebagai pengobatan terbaru pada terapi HIV secara in silico. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini yaitu molekuler docking menggunakan software Autodock, Avogadro, serta BIOVIA Discovery Studio Visualizer 2021. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa binding energy yang diperoleh pada senyawa dari golongan alkaloida pada F. fistulosa yaitu senyawa antofine memiliki nilai ikatan sebesar -9,21 kcal/mol dan nilai ikatan ligan alami sebesar -9,91.kcal/mol antofine memiliki potensi sebagai agen anti HIV.
Copyrights © 2024