Foreign Direct Investment (FDI) Cina memainkan peran ppenting dalam pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur global, tetapi integrasinya dengan keberlanjutan masih kurang dieksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren dan kesenjangan literatur terkait FDI Cina menggunakan pendekatan bibliometrik terhadap 885 dokumen yang diterbitkan antara 2013-2022 di database SCOPUS. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan VosViewer untuk mengidentifikasi pola dan visualisasi temuan. Hasil menunjukan peningkatan signifikan jumlah publikasi setiap tahunnya, dengan dominasi kontribusi dari institusi dan penulis Cina. Meskipun isu ekonomi mendominasi, perhatian terhadap keberlanjutan, seperti teknologi hijau dan regulasi karbon, mulai meningkat. Namun, eksplorasi mendalam tentang dampak FDI Cina di negara-negara berkembang, terutama dalam konteks Belt and Road Initiative (BRI), masih terbatas. Dominasi perspektif lokal dalam literatur juga menciptakan kesenjangan dalam pemahaman lintas sektor yang lebih holistik. Penelitian ini menyoroti perlunya integrasi keberlanjutan dalam kebijakan FDI Cina dan mendorong kolaborasi internasional untuk memperluas perspektif akademis. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan strategis bagi pembuat kebijakan untuk memanfaatkan FDI secara lebih inklusif dan mendukung pembangunan global yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025