PESHUM
Vol. 4 No. 4: Juni 2025

Mengenal Lebih Dalam: Tradisi Budaya Perkawinan dalam Masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan

Luthfiatul Zahra (Unknown)
Hasanah, Uswatun (Unknown)
Syahrul Adam (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2025

Abstract

Penulisan ini membahas kajian mendalam tentang rangkaian upacara perkawinan adat dalam masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan. Penulis mengangkat pembahasan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat yang masih kurang memahami tata cara dan rangkaian dalam pelaksanaan perkawinan adat Banjar. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk menerangkan secara rinci tahapanprosesi perkawinan adat masyarakat Banjar serta makna filosofis yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah kualitatif deskriptif, studi kepustakaan, dengan pendekatan budaya untuk menggali informasi daritradisi lisan dan praktik masyarakat Banjar. Hasil penelitian ini membahas dari prosesi sebelum menikah(pra-nikah): Basalusuh, Babilangan, Badatang, Bahantaran, Bahantar Jujuran, Bahantar Patalian, Mandi Pengantin, Batimung, Batamat Qur’an dan Bapingit. Prosesi pernikahan: Akad, Bausung, dan Batatai. Prosesi sesudah pernikahan/walimah (pasca - nikah): Sujud. Rangkaian tradisi tersebut bersifat sakral juga bermakna simbolik, religius, dan sosial, serta bertujuan menjaga kehormatan, kesopanan, serta keseimbangan relasi antara dua keluarga. Penulisan ini memperlihatkan bahwa prosesi adat pernikahan Banjar bukan sekadar acara, tetapi juga penerapan nilai-nilai luhur masyarakat Banjar dalam membangun calon keluarga yang harmonis. Pelestarian tradisi ini relevan dengan konteks pembangunan budaya dan pendidikan karakter sosial.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

PESHUM

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, ...