Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemanfaatan media audio visual dalam meningkatkan kemampuan berbicara dan mendengarkan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 27 Jakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan rancangan eksperimen semu. Penelitian ini melibatkan 20 siswa kelas X yang dibagi rata menjadi dua kelompok: kelompok perlakuan yang menerima pembelajaran berbasis teknologi audio visual dan kelompok kontrol yang diajar menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes awal dan tes akhir untuk mengukur kemampuan berbicara dan mendengar. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok yang menggunakan media audio-visual mengalami peningkatan skor berbicara dari 70 menjadi 85 dan mendengarkan dari 72 menjadi 88, yang secara statistik signifikan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi audio visual sangat efektif dalam mendukung penguasaan bahasa Indonesia oleh siswa, sehingga penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar sangat direkomendasikan.
Copyrights © 2025