Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil nutrisi dari non edible portion ikan betik (Anabas testudineus) dan mengkaji potensinya sebagai suplemen penambah nafsu makan. Pembuatan ekstrak tulang dan sisik ikan betik dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, ekstraksi, pengujian proksimat, pemberian perlakuan, penimbangan sisa pakan serta penimbangan berat badan hewan coba. Data berat badan hewan coba dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis. Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa komponen tulang dan sisik ikan betik mengandung Kadar Air sebesar 5,18%, Kadar Abu 47,58%, Kadar Lemak 7,41%, Kadar Protein sebesar 33,19%, Kolesterol (-), Fe 21,29mg/100g, Se 0,50mg/g, Zn 1,10mg/100g, Ca 22,7g/100g, Fosfor 9,38g/100g, K 0,28g/100g, Na 1193 mg/kg, Karbohidrat 6,64%. Hasil uji Efektivitas Ekstrak tulang dan sisik ikan betik sebagai suplemen penambah nafsu makan didapatkan kelompok dosis 12mg memiliki nafsu makan tertinggi. Namun berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan di antara perlakuan dengan nilai signifikansi sebesar 0.121>0.05.
Copyrights © 2025