Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam teknik sungging tradisional wayang kulit Kapi Menda berdasarkan studi kasus di Griya Ukir Kulit Sagio. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi partisipasi, praktek dan wawancara. Data penelitian berupa hasilsunggingan dengan karakter warna dan gaya khas Griya Ukir Kulit Sagio. Peneliti memilih Griya Ukir Kulit Sagio karena dikenal sebagai salah satu pusat pembuatan wayang kulit yang mempertahankan teknik-teknik tradisional dan berkomitmen kuat dalam melestarikan seni wayang kulit Gagrak Yogyakarta. Dalam konteks wayang Kethek Rucah, khususnya tokoh Kapi Menda, teknik sungging memiliki peran yang sangat penting. Kapi Menda adalah salah satu tokoh kera kecil yang memiliki karakteristik unik dalam dunia pewayangan. Teknik sungging yang diaplikasikan pada tokoh ini bukan hanya berfungsi untuk memperkuat identitas visualnya, tetapi juga untuk menyampaikan pesan-pesan simbolik yang terkandung dalam cerita.
Copyrights © 2025