Pengabdian ini membahas permasalahan pergaulan bebas di kalangan remaja yang menjadi fenomena sosial signifikan di Indonesia, terutama di lingkungan sekolah. Pergaulan bebas, yang sering berkaitan dengan seks bebas dan penyalahgunaan narkotika, dipicu oleh berbagai faktor, baik internal (seperti kurangnya perhatian dari orang tua) maupun eksternal (seperti pengaruh pertemanan yang negatif dan media sosial). Pengabdian bertujuan memberikan edukasi melalui kegiatan sosialisasi dampak pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkotika bagi aktifis OSIS dan ROHIS di SMAN 12 Bandar Lampung. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan dan pembagian kuisioner untuk mengevaluasi pemahaman siswa sebelum dan setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran siswa tentang dampak negatif pergaulan bebas serta pentingnya nilai-nilai agama dan moral dalam membentuk perilaku positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya pendekatan komprehensif untuk menangani masalah pergaulan bebas di kalangan remaja, dengan strategi pencegahan yang adaptif terhadap konteks budaya lokal.
Copyrights © 2025