Permasalahan merupakan hambatan atau permasalahan yang tidak dapat diselesaikan sehingga pencapaian tujuan menjadi terhambat dan kurang maksimal. Di SMP Negeri 2 Ambarawa, guru Pendidikan Agama Islam masih menemui beberapa kendala dalam penerapan program Kurikulum Mandiri pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VII SMA Negeri 2 Ambarawa. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana penerapan kurikulum mandiri dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di kelas VII SMP Negeri Ambarawa? (2) Apa permasalahan guru Pendidikan Agama Islam di Ambarawa? SMP Negeri 2? (3) Solusi apa yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam untuk mengatasi permasalahan di SMP Negeri 2 Ambarawa?. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian ini mendeskripsikan dan mengidentifikasi pengguna dan tujuannya. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan pencatatan. Sedangkan analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validasi data menggunakan teknik triangulasi dan sumber. Kendala yang dihadapi antara lain karakteristik siswa yang beragam, rendahnya motivasi, terbatasnya sarana dan prasarana, kesulitan penilaian, beban kerja guru dan terbatasnya mekanisme waktu pembelajaran. Solusi yang disarankan antara lain memetakan karakteristik siswa, membedakan pengajaran, meningkatkan motivasi, mengembangkan alat peraga, pelatihan penilaian, koordinasi untuk mengurangi beban guru, mengoptimalkan alokasi waktu, mengintegrasikan nilai-nilai PAI dan layanan bimbingan siswa. Implementasi solusi tersebut secara kolaboratif dapat meningkatkan kualitas penerapan kurikulum mandiri dalam pembelajaran PAI untuk mencapai tujuan pendidikan nasional.
Copyrights © 2025