Perkuliahan pagi berdurasi 3 SKS menuntut kesiapan fisik dan mental mahasiswa agar dapat berkonsentrasi secara optimal. Sarapan pagi diyakini sebagai salah satu faktor penting yang mendukung fungsi kognitif, termasuk konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan sarapan dan tingkat fokus mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) saat mengikuti perkuliahan pagi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik purposive sampling dan melibatkan 33 responden mahasiswa dari program studi PGSD dan PGPAUD. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan uji normalitas serta uji korelasi Pearson melalui SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kebiasaan sarapan dan tingkat fokus saat kuliah pagi (r = 0,504; p = 0,003). Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kebiasaan sarapan mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat fokus mereka dalam mengikuti pembelajaran. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya sarapan sebagai investasi sederhana namun krusial dalam mendukung keberhasilan akademik mahasiswa.
Copyrights © 2025