Penelitian ini bertujuan untuk menelaah makna teologis dari praktik mengucap syukur sebagai bagian dari reorientasi hidup baru menurut Kolose 3:13–17. Dalam bagian ini, Paulus menekankan bahwa hidup baru dalam Kristus harus tercermin melalui sikap syukur yang terus-menerus mewarnai seluruh aspek kehidupan. Syukur dipahami bukan sekadar reaksi emosional terhadap anugerah Allah, melainkan sebagai ungkapan mendalam dari perubahan identitas orang percaya yang telah meninggalkan manusia lama dan diperbarui menurut gambar Penciptanya. Selain itu, sikap syukur berperan penting dalam membangun keharmonisan komunitas Kristen, mempererat hubungan kasih dan damai di antara jemaat. Dengan demikian, pengucapan syukur menjadi wujud nyata iman, mencerminkan ketergantungan kepada kasih karunia Allah serta memperlihatkan kuasa Injil dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menegaskan bahwa syukur harus menjadi landasan spiritual yang aktif, baik dalam kehidupan individu maupun dalam hubungan komunitas, serta berfungsi sebagai kesaksian hidup yang mendukung misi gereja di tengah dunia.AbstrakThis study aims to examine the theological meaning of the practice of giving thanks as part of the reorientation of a new life according to Colossians 3:13–17. In this section, Paul emphasizes that a new life in Christ must be realized through an attitude of gratitude that continuously colors all aspects of life. Gratitude is understood not merely as an emotional reaction to God's grace, but as a profound expression of the change in the identity of believers who have left the old man and are renewed according to the image of their Creator. In addition, an attitude of gratitude plays an important role in building harmony in the Christian community, strengthening relationships of love and peace among the congregation. Thus, gratitude becomes a real manifestation of faith, reflects dependence on God's grace and displays the power of the Gospel in everyday life. This study emphasizes that gratitude must be an active spiritual foundation, both in individual life and in community relationships, and functions as a living testimony that supports the church's mission in the world.
Copyrights © 2023