Permasalahan regulasi emosi pada remaja awal dapat memengaruhi kinerja akademik dan interaksi sosial siswa MTs Arifah Gowa. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan regulasi emosi siswa kelas VII dan VIII melalui intervensi psikoedukasi. Metode yang diterapkan meliputi identifikasi kebutuhan (need assessment) terhadap 160 siswa, pelaksanaan pre-test, penyajian materi interaktif mengenai konsep emosi dan strategi regulasi (misalnya latihan pernapasan dan restrukturisasi kognitif), diskusi kelompok, serta evaluasi melalui post-test. Data hasil pre-test dan post-test dianalisis dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji non-parametrik Mann–Whitney U. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 3,59 pada pre-test menjadi 6,40 pada post-test (p < 0,05), yang menandakan keberhasilan intervensi dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang regulasi emosi. Selain itu, peserta mampu mengidentifikasi jenis-jenis emosi, mengenali pemicu emosi negatif, dan menerapkan strategi regulasi secara adaptif. Temuan ini mengonfirmasi efektivitas psikoedukasi sebagai langkah preventif dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis remaja di lingkungan sekolah
Copyrights © 2025