Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh lari zig-zag dan Shuttle terhadap kelincahan pemain sepak bola SSB ANDALAS berusia 18 tahun. Kelincahan pemain sepak bola sangat penting bagi keberhasilan mereka di lapangan karena memungkinkan mereka untuk bereaksi dan mengubah arah saat dibutuhkan. Eksperimen menjadi kekuatan pendorong di balik penelitian ini, yang menggunakan desain uji pra dan pasca dengan ukuran sampel sembilan orang. Analisis kenormalan data menggunakan uji Shapiro-Wilk mengungkapkan bahwa data mengikuti distribusi normal. Perbedaan hasil antara Shuttle Run dan Zig-zag Run juga diperiksa menggunakan uji-t. Dibandingkan dengan latihan lari zig-zag, latihan Shuttle Run meningkatkan kelincahan secara signifikan, menurut temuan uji-t. Sebagai kesimpulan, pemain sepak bola dapat meningkatkan kelincahan mereka lebih banyak dengan aktivitas Shuttle Run daripada dengan latihan lari zig-zag.
Copyrights © 2025