Latar Belakang: Pada olahraga futsal, tempo bermain dan pergerakan yang cepat memicu potensi cedera cukup tinggi disebabkan benturan body contact maupun mobilitas yang tinggi. Sehingga pemain futsal rentan terhadap terjadinya cedera baik otot, tulang, ligamen, maupun persendian salah satunya adalah cedera ankle. Seorang atlet futsal yang mengalami cedera ankle secara tidak langsung akan berdampak pada penurunan fleksibilitas otot tungkai bawah. Fleksibilitas otot yang menurun diakibatkan terjadinya pemendekan dan kelelahan otot. Banyak cara untuk mengatasi penurunan fleksibilitas otot pada atlet salah satunya dengan pemberian dynamic stretching dan resistance band exercise. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dynamic stretching dan resistance band exercise terhadap peningkatan fleksibilitas otot pada cedera ankle. Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimental dengan rancangan penelitian one group pre and post test design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling sejumlah 12 responden. Alat ukur yang digunakan adalah Sit and Reach Test. Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu di Nafas Bintang Barat FC Semarang. Hasil: Berdasarkan hasil uji pengaruh menggunakan paired sample test, pada kelompok I diperoleh nilai p = 0,000 yang memiliki arti p < 0,05 sehingga dapat dikatakan terdapat pengaruh nilai sit and reach test yang bermakna sebelum dan sesudah diberikan intervensi dynamic stretching dan resistance band exercise. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian dynamic stretching dan resistance band exercise terhadap peningkatan fleksibilitas otot pada atlet futsal.
Copyrights © 2024