Gondorukem yang memiliki nama ilimiah (resina colophonium) adalah residu dari penyulingan getah hasil sadapan pohon pinus. Laston AC-WC merupakan campuran perkerasan jalan yang berada paling atas dan berhubungan langsung dengan roda kendaraan. Salah satu komponen beton aspal yang akan di subtitusi yaitu aspal. Aspal merupakan material perekat berwarna hitam dan berfungsi sebagai pengikat agregat dalam pembuatan jalan. Tujuan penelitian untuk menganalisis seberapa besar pengaruh Gondorukem terhadap campuran aspal beton dengan variasi kadar Gondorukem (0%, 4%, 6%, 8%). Penelitian ini dilakukan di laboratorium Uji Bahan Jalan Gedung Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang. Metode yang digunakan melibatkan 30 total benda uji yang dimana 21 untuk KAO dan 9 untuk gondorukem. Hasil pengujian campuran laston AC-WC dengan metode marshall non subtitusi mendapatkan KAO 6,75%. Hasil dari benda uji variasi Gondorukem secara keseluruhan menunjukan bahwa penggunaan Gondorukem meningkatkan nilai VIM. Variasi Gondorukem 4% yang memenuhi spesifikasi dengan nilai stabilitas 1121,38Kg, Flow 3,1mm, MQ 472,24kg/mm, VMA 18,35%, VIM 4,78%, dan VFA 73,21%. Estimasi biaya yang dimiliki oleh Laston AC-WC dengan subtitusi Gondorukem 4% dengan harga Rp. 1.861.402 /ton.
Copyrights © 2025