Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video edukatif berbasis wayang sebagai sarana penanaman nilai toleransi dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE, yang mencakup tahapan Analysis, Design, Development, dan Implementation terbatas. Hasil tahap analisis menunjukkan bahwa guru dan siswa membutuhkan media pembelajaran yang kontekstual, menarik, dan sesuai dengan karakter budaya lokal. Media video kemudian dirancang menggunakan tokoh wayang anak dan cerita yang mengandung konflik sosial dan resolusinya melalui sikap toleransi. Validasi ahli menunjukkan bahwa media ini layak digunakan baik dari aspek materi maupun teknis. Uji coba terbatas kepada siswa kelas V menunjukkan respons positif: siswa menunjukkan keterlibatan tinggi dan mampu memahami nilai toleransi yang disampaikan. Guru juga menyatakan bahwa media ini mudah digunakan dan efektif dalam mendukung pembelajaran PPKn. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media video edukatif berbasis wayang memiliki potensi besar sebagai media karakter yang kontekstual dan menyenangkan. Diperlukan pengembangan lebih lanjut melalui implementasi luas dan evaluasi kuantitatif.
Copyrights © 2025