Jurnal Indonesia Mengabdi
Vol. 7 No. 1 (2025): June Edition

Penyuluhan Bahaya Hiperurisemia dan Pemanfaatan Jamu Herbal Songgak bagi Penderita Hypeurisemia di Tanjung Karang Mataram Nusa Tenggara Barat

Khusuma, Ari (Unknown)
Kusuma Dewi, Lale Budi (Unknown)
Agrijanti, Agrijanti (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2025

Abstract

Skrining penyakit tidak menular (PTM) seperti hiperurisemia memerlukan partisipasi berbagai pihak. Namun, masyarakat sering enggan melakukan skrining, meski data Puskesmas Tanjung Karang tahun 2021 menunjukkan hiperurisemia sebagai salah satu dari tiga penyakit terbanyak. Masyarakat cenderung mengandalkan obat-obatan untuk terapi gout, meskipun terapi non-farmakologi juga efektif. Penelitian tahun 2021 menunjukkan herbal tradisional Sasak, songgak, dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus, dan penelitian 2022 membuktikan efektivitasnya dalam menurunkan kadar asam urat darah tikus. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengendalikan kadar asam urat penderita hiperurisemia dengan songgak. Dari 30 peserta, 25 mengalami penurunan kadar asam urat dari rata-rata 8,98 mg/dL menjadi 6,52 mg/dL. Lima peserta tidak melanjutkan konsumsi karena alasan kesehatan. Mahasiswa berperan aktif dalam pelaksanaan dan evaluasi kegiatan, sekaligus mempromosikan songgak sebagai jamu herbal tradisional Lombok, mendukung upaya prioritas Kementerian Kesehatan dalam pengendalian PTM.  

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JIMi

Publisher

Subject

Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Materials Science & Nanotechnology Social Sciences Other

Description

Jurnal ini merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat, yaitu sebagai wadah publikasi ilmiah khusus pengabdian kepada masyarat. Diharapkan dengan adanya jurnal ini akan dapat membantu kepada pembaca untuk memberikan wawasan, gagasan, ide, rujukan, dalam pengembangan pemberdayaan ...