Penelitian ini bertujuan sebagai pemahaman bagi mahasiswa dalam memaknai penyakit flu dan meresponnya melalui tiga simbol utama: masker, obat, dan istirahat. Flu sebagai penyakit ringan kerap dianggap remeh oleh mahasiswa, meskipun memiliki potensi penularan yang tinggi di lingkungan kampus. Pendekatan fenomenologis digunakan untuk menggali makna simbolik dari ketiga elemen tersebut dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol tersebut tidak hanya merepresentasikan kesehatan secara medis, namun juga memiliki dimensi sosial dan budaya dalam menentukan perilaku kesehatan. Masker menjadi simbol kesadaran sosial, obat mencerminkan kemandirian dalam pengobatan, dan istirahat menjadi bentuk perlindungan diri yang sering kali diabaikan akibat tekanan akademik. Kesimpulan dari studi ini menegaskan diperlukan pendekatan kesehatan secara kontekstual dan sosial pada mahasiswa, agar dapat meningkatkan kesadaran preventif dan perubahan perilaku yang lebih efektif dalam menangani penyakit seperti flu.
Copyrights © 2025