Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penjumlahan dan pengurangan pada anak tunagrahita ringan melalui stimulasi kognitif berbasis permainan edukatif. Anak tunagrahita memiliki keterbatasan dalam fungsi intelektual dan adaptif, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang konkret dan menyenangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan subjek seorang siswa tunagrahita ringan di Sekolah Luar Biasa (SLB). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi permainan ular tangga dan dakon secara signifikan membantu siswa dalam memahami konsep dasar berhitung, meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam melakukan operasi matematika sederhana, serta meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan sosial. Media permainan terbukti menjadi alternatif pembelajaran yang efektif, interaktif, dan adaptif terhadap kebutuhan anak tunagrahita.
Copyrights © 2025