Penelitian ini membahas makna semiotic dalam kuliner tradisional Suku Karo, yaitu Pagit-Pagit, melalui pendekatan tipologi tanda dari Charles Sanders Pierce: ikon, indeks, dan simbol. Pagit-Pagit merupakan makanan berbahan dasar isi rumen hewan ruminansia yang diolah dengan rempah-rempah khas, dan memiliki peran penting dalam berbagai ritual dan upacara adat. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui analisis pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pagit-Pagit lebih menonjol sebagai indeks dan simbol budaya daripada ikon, karena mengindeks hubungan masyarakat Karo dengan lingkungan agraris dan menyimbolkan identitas serta nilai-nilai budaya lokal. Kajian ini menegaskan pentingnya pelestarian makanan tradisional sebagai sarana komunikasi budaya dan memperkuat solidaritas etnis.
Copyrights © 2025