Krisis moral generasi muda di era globalisasi, yang ditandai oleh individualisme dan materialisme, menjadikan pendidikan karakter sebagai isu sentral dalam pendidikan nasional. Keluarga memiliki peran krusial sebagai fondasi awal pembentukan karakter anak sesuai syariat Islam, dengan penanaman nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis, serta penerapan pendidikan profetik di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan urgensi peran pendidikan Islam berbasis keluarga dalam membentuk karakter anak serta mengidentifikasi strategi implementasinya di kehidupan modern. Studi kualitatif dengan pendekatan studi pustaka ini mengandalkan sumber sekunder dari buku dan jurnal ilmiah. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui reduksi, penyajian, verifikasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga adalah lembaga esensial dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual melalui teladan, kebiasaan, serta bimbingan orang tua. Peran aktif orang tua dalam menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis, didukung komunikasi yang baik dan pendekatan profetik, sangat memengaruhi pengembangan karakter Islami. Penguatan pendidikan Islam dalam keluarga bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menciptakan generasi berkarakter Islami yang mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
Copyrights © 2025