Vitamin dan mineral berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh, namun banyak individu yang kekurangan mikronutrien, meningkatkan risiko infeksi dan gangguan kesehatan. Konsumsi multivitamin dapat membantu peningkatan daya tahan tubuh, namun penggunaannya yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping. Oleh karena itu, edukasi mengenai penggunaan multivitamin yang bijak sangat diperlukan, terutama di daerah dengan masalah kesehatan seperti stunting. Tujuan penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai jenis, manfaat, dosis, dan potensi efek samping multivitamin kepada masyarakat Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Edukasi dilakukan pada Oktober 2024 dengan metode ceramah, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Kegiatan diikuti oleh 55 peserta, mayoritas perempuan (83,6%) dan usia >45 tahun (50,9%). Hasilnya, terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta; sebelum edukasi, 23,1% peserta memiliki pengetahuan baik, dan setelah edukasi meningkat menjadi 48,7%. Tidak ada peserta dengan pengetahuan rendah setelah edukasi. Edukasi ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan multivitamin yang tepat.
Copyrights © 2025