Jurnal Sains dan Kesehatan
Vol. 7 No. 3 (2025): J. Sains Kes.

Penjualan Resep Antibiotik Kelompok Access Menurut Klasifikasi AWaRe di Apotek Kabupaten Sleman: Sales of Access Group Antibiotic Prescriptions According to AWaRe Classification at Sleman Regency Pharmacies

Sinatria, Arifi Bhakti (Unknown)
Saepudin, Saepudin (Unknown)
Harun, Sabariah Noor (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 May 2025

Abstract

Antibiotic resistance is most challenging issues in 21 st century. Therefore, WHO released a categorization of antibiotics into Access, Watch and Reserve (AWaRe) groups in order to optimize the use of the Access group into minimum 60%. The objective of this study is to determine the profile of antibiotic prescription at community pharmacies in Sleman Regency, during the period of 2019 - 2022 according to AWaRe. A cross-sectional survey was designed to collect the data on antibiotic prescription from 10 community pharmacies in Sleman. The quantity of prescribed antibiotics were analysed quantitatively using ATC/DDD methodology, and then classified based AWaRe classification. This study found 10-13 antibiotic agents in the Access group (52% - 62%) and the percentage of Access in DDD was 52.38% and 61.90% by WHO and MoHRI AWaRe classification, respectively. Antibiotic prescription within the community level in Sleman, has reached the target of access group according to MoHRI. Keywords:          antibiotics prescription, ATC/DDD, AWaRe classification, community pharmacy   Abstrak Resistensi antibiotik merupakan masalah yang paling menantang di abad ke-21 ini. Oleh karena itu, WHO mengeluarkan kategorisasi antibiotik ke dalam kelompok Access, Watch, dan Reserve (AWaRe) dengan tujuan untuk mengoptimalkan penggunaan kelompok Access minimal 60%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil peresepan antibiotik di apotek Kabupaten Sleman, selama periode 2019 - 2022 berdasarkan AWaRe. Penelitian ini merupakan survei potong lintang dengan mengumpulkan data peresepan antibiotik dari 10 apotek di Kabupaten Sleman. Kuantitas antibiotik yang diresepkan dianalisis secara kuantitatif menggunakan metodologi ATC/DDD, dan kemudian diklasifikasikan berdasarkan klasifikasi AWaRe. Penelitian ini menunjukan terdapat 10-13 agen antibiotik pada kelompok Akses (52% - 62%) dengan persentase dalam satuan DDD adalah 52,38% dan 61,90% berdasarkan klasifikasi AWaRe WHO dan Kemenkes Indonesia. Peresepan antibiotik di tingkat Apotek komunitas di Sleman, telah mencapai target kelompok Akses menurut Kemenkes RI. Kata Kunci:         Peresepan Antibiotik, ATC/DDD, Klasifikasi AWaRe, Apotek

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jsk

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Sains dan Kesehatan menerima naskah karya asli (Artikel Penelitian, Artikel Review, dan Studi Kasus), baik eksperimental maupun teoretis, dalam bidang-bidang berikut: Sains dan Kesehatan (Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan lain-lain). Tujuan ...