Artikel ini mengkaji konsep childfree dalam perspektif teologi pembebasan Ali Asghar Engineer, dengan fokus pada nilai-nilai kebebasan, keadilan, dan kesejahteraan. Fenomena childfree —keputusan untuk tidak memiliki anak— semakin relevan di tengah dinamika sosial dan ekonomi masyarakat modern. Dalam teologi pembebasan, Engineer mengedepankan interpretasi agama yang progresif, berorientasi pada pembebasan individu dari struktur yang menindas, termasuk tekanan sosial terkait reproduksi. Serta mengeksplorasi bagaimana konsep kebebasan individu dalam memilih childfree dapat dipahami dalam kerangka teologi pembebasan, yang menghargai hak individu untuk menentukan hidupnya sesuai dengan nilai-nilai keadilan sosial dan kesejahteraan kolektif. Pendekatan ini mencakup analisis terhadap tradisi agama yang sering kali bersifat patriarkal dan eksplorasi bagaimana nilai keadilan gender, keadilan ekonomi, dan kesejahteraan komunitas dapat diharmonisasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif childfree tidak bertentangan dengan prinsip teologi pembebasan, selama pilihan tersebut didasarkan pada kesadaran, tanggung jawab, dan orientasi terhadap keadilan sosial. Artikel ini berkontribusi pada wacana teologis kontemporer dengan menawarkan pandangan alternatif tentang peran agama dalam mendukung kebebasan individu dan membangun kesejahteraan masyarakat secara inklusif. Kata Kunci: childfree, teologi pembebasan, Ali Asghar Engineer, kebebasan, keadilan, kesejahteraan.
Copyrights © 2025