Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran interpersonal pemimpin lokal di Kelompok Tani Mangrove Berkah Anugerah di Desa Karangjaladri melalui upaya konservasi mangrove sebagai bentuk mitigasi bencana melalui analisis menggunakan salah satu dimensi teori peran pemimpin menurut Mintzberg yaitu peran interpersonal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Ketua Kelompok Tani Mangrove Berkah Anugerah telah mencerminkan peran sebagai pemimpin, figur utama dan penghubung dengan memberikan arahan dan motivasi, mewakili kelompok dalam kerja sama dan berbagai kegiatan serta menjalin hubungan dengan pihak luar seperti pemerintah, pihak swasta dan akademisi untuk mendukung keberlanjutan upaya konservasi mangrove. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan deskriptif menggunakan pendekatan fenomenologi melalui wawancara, observasi, dan analis data sekunder. Kesimpulan penelitian ini adalah peran Ketua Kelompok Tani Mangrove Berkah Anugerah selaku pemimpin lokal melalui peran interpersonal memberikan pengaruh dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dan keberlanjutan upaya konservasi mangrove sebagai bentuk mitigasi bencana struktural di Desa Karangjaladri. Implikasi praktisnya mencakup perlunya penguatan kapasitas pemimpin lokal dan mengintegrasikan kelompok tani mangrove ke dalam kebijakan mitigasi bencana daerah. Secara teoritis, temuan ini memperkuat relevansi teori peran menurut Mintzberg dalam konteks kebencanaan. Saran untuk penelitian selanjutnya meliputi eksplorasi tentang faktor pendukung dan penghambat pemimpin lokal dalam mitigasi bencana serta dampak jangka panjang pemimpin lokal terhadap ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana serta perbandingan model peran pemimpin lokal dalam program mitigasi bencana berbasis ekosistem.
Copyrights © 2025