Studi ini melihat literasi kecerdasan buatan (AI) siswa Indonesia dengan melihat kebijakan dan implementasi program pendidikan, dan membandingkannya dengan praktik literasi AI di Eropa. Data primer dikumpulkan melalui angket yang dibagikan di beberapa universitas negeri di Indonesia. Data sekunder diperoleh melalui penelitian literatur terkait strategi dan kebijakan peningkatan literasi kecerdasan buatan di Eropa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun ada minat yang besar terhadap AI di Indonesia, mahasiswa masih kurang terlibat dalam program pelatihan formal dan mendapatkan dukungan institusional. Sebaliknya, di Eropa, literasi AI telah terintegrasi sejak dini dengan dukungan kebijakan dan fasilitas yang kuat. Untuk meningkatkan literasi AI di Indonesia, penelitian ini menyarankan beberapa langkah. Ini termasuk meningkatkan fasilitas pendidikan, memasukkan materi AI ke dalam kurikulum, dan bekerja sama dengan perusahaan, universitas, dan pemerintah. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pembuat kebijakan dan lembaga pendidikan membangun ekosistem pendidikan AI yang lebih baik untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk era transformasi digital.
Copyrights © 2025