Penelitian ini bertujuan mengungkap singgêtan sebagai salah satu bagian penting dalam karawitan Jawa gaya Surakarta. Fokus utama meliputi analisis singgêtan dalam sajian gending gaya Surakarta. Singgêtan memiliki beragam jenis dan setiap jenis singgêtan memiliki tempat serta fungsi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan teori garap dengan pendekatan emic etic. Teori garap digunakan untuk menganalisis singgêtan dalam sajian gending gaya Surakarta. Pendekatan emic etic digabungkan untuk memahami dan mandapat kejelasan mengenai objek penelitian secara tuntas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan pengamatan pertunjukan. Analisis dilakukan dengan menafsirkan kembali pemikiran dan pengalaman pengrawit yang diperoleh melalui realitas pragmatik. Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa singgêtan dimaknai sebagai pembatas sêkaran pada pola kendhangan ciblon gaya Surakarta. Singgêtan bersifat wajib ada dan merupakan salah satu penciri bentuk gending. Elemen pembentuk singgêtan frasa padhang ulihan lagu balungan, frasa padhang ulihan lagu vokal, dan jumlah gåtrå dari suatu bentuk gending.
Copyrights © 2025